Simak !
PROMO ANDALAN kami


PELUANG USAHA
BENGKEL MOTOR

dengan mengikuti

KURSUS MEKANIK
SEPEDA MOTOR


AUTO CHAMPION TRAINING CENTRE



"Selama masih ada sepeda motor, kita masih bisa berharap bisnis ini gak ada matinya deh ..."

Ikuti !
Program Keahlian Mekanik Motor Standar
dan
Pengenalan Modifikasi (Tune Up Performance)



DAPATKAN SEGERA !!

DISKON Rp 104.000,-


(selama masih dalam masa promosi)

klik di sini --> :

ARTIKEL TERANYAR

Kamis, 02 Mei 2013

Honda C-70 : Pengapian Ganti Honda Win Lebih Tokcer

Sistem pengapian Honda C-70 tergolong klasik. Pakai platina dan tegangan listrik cuman 6 volt. "Pencahayaan dan arus yang keluar kecil. Lagipula, setingan platina sering berubah. Langsamnya susahhhh," bilang Cengkun, mekanik Cengkun Motor Sport di T. Raya Mauk, Tangerang.

Gantinya diambil dari merek sejenis, namun beda tipe. "Saya sering ganti pakai Honda Grand dan Win. Tapi paling enak pakai Win. Cuma sedikit ubahan," papar mekanik yang susah distop omongannya.

Memodifnya juga gampang. Sampeyan kudu siapken obeng ketok kembang, treker pembuka magnet. Paling penting, seperangkat pengapian Honda Win, terdiri magnet, koil, sepul, dan CDI. "Harganya sekitar Rp 350.000," jelas cowok berkulit putih ini.

Langkah-langkah berikut khusus untuk pengerjaan penggantian magnet dan sepulnya saja. Pertama, buka 2 sekrup penutup gir depan dan 4 sekrup tutup magnet pakai obeng ketok (gbr. 1). Lantas kendorkan baut pengikat sepul dan magnet. "Copot magnet dengan treker (gbr. 2). Lanjutkan membuka tiga baut pengikat sepul magnet pakai obeng ketok," jelas Cengkun.
Trus, 2 sekrup penutup piringan rotor dibuka pakai tang. Lalu klip pengunci dicungkil pakai obeng min. "Baru deh kelihatan jelas as rotornya,"' ungkap Cengkun.

Permasalahan muncul. As rotor C-70 terlalu kecil bagi dudukan magnet Honda Win (gbr. 3). "Gampang, ente pergi aja ke tukang bubut. Bikin bos baru menyesuaikan dudukan magnet Win," bilangnya.
Lantas pasang kembali magnet dan sepul dengan urutan terbalik dari cara membuka tadi. Eits, jangan lupa urutan kabelnya. Biru setrip kuning ke CDI. Kabel hijau untuk bodi/massa. Hitam-kuning dari CDI menuju koil. Hitam-merah dari sepul ke CDI. Terakhir, hitam setrip putih dari CDI ke kunci kontak.





Semoga Bermanfaat.
Terima Kasih, Salam Sukses untuk Anda !


Sumber : Tabloid MOTOR - PLUS


Rachmadi Triatmojo
Pengelola sepeda-motor.com

http://www.sepeda-motor.com
semua tentang sepeda motor masyarakat masa depan

NB : Jika anda suka posting artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK Anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini ! Terimakasih.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...